Sekretaris Dinas Perpustakaan Provinsi Jawa Barat Andri Heryanto Paparkan Makna Galeri Arsip COVID 19

Bandung, koreksinews.co.id – Galeri Arsip COVID -19 di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat, yang telah diresmikan oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin pada Desember 2023, menyimpan banyak kenangan.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat Andri Heryanto, S.T, MA.P., mengajak Ketua Umum LSM KOREK Kaddapi Pane, S.H dan beberapa anggotanya untuk berkeliling melihat – lihat situasi dan kondisi gedung arsip COVID 19, Senin (12/02/2024).

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat Andri Heryanto, S.T., MA.P

Lanjut Andri mengajak Kaddapi dan anggotanya untuk berkeliling melihat-lihat galeri arsip. Sebelum sampai ke tujuan yang berada di lantai 3, Andri juga memperlihatkan beberapa tempat seperti perpustakaan, ruang baca anak dan juga ruang baca dewasa yang diperuntukan untuk masyarakat Jawa Barat khususnya.

Baca juga :   Angklung Akan Ikut Meriahkan Jambore Tingkat Dunia

Sesampai di Galeri Arsip Andri memaparkan “Galeri Arsip COVID- 19 menjadi pengingat sekaligus pembelajaran bagi masyarakat kedepannya. Disini kita memajang Dokumentasi yang menggambarkan Perjuangan Warga Jawa Barat dalam mengahadapi Pandemi, juga tidak lupa memampangkan gambar – gambar yang mengedukasi terkait virus COVID 19 agar masyarakat yang nanti berkunjung kesini lebih faham” Tutur Andri sembari berkeliling bersama.

Kaddapi Pane, S.H mengungkapkan “menurut saya sebagai masyarakat dengan adanya pembangunan Galeri Arsip COVID 19 sangatlah berarti, tujuannya agar kedepannya anak cucu kita nantinya dapat teredukasi apa yang disebut dengan Pandemi COVID 19, dan melihat bagaimana gambaran perjuangan warga Jawa Barat khususnya dalam memerangi Virus tersebut” jelas Kaddapi.

Baca juga :   Sertijab Pejabat Kodam dan Komandan Satuan Jajaran Kodam IV/Diponegoro, Pangdam : Berikan Yang Terbaik Demi Kemajuan Satuan
Foto Dokumentasi bagian Galeri Arsip

Bangunan Galeri Arsip yang luasnya sekitar 324 meter persegi ini, terdiri dari Area A sampai terakhir yang menggambarkan dari awal COVID-19 terjadi hingga keberhasilan Jabar menghadapi COVID-19 sampai ada pula testimoni dari masyarakat terkait penanganan COVID di Jawa Barat

“Pembangunan galeri arsip COVID 19 ini dikerjakan kurang lebihnya selama 135 hari kalender. Terdiri dari 90 hari konstruksi, 45 hari penyusunan konten” Pungkas Andri

Diakhir pertemuan Andri mengutarakan “Bahwa ada tiga hal yang harus saya sampaikan kepada masyarakat yang Pertama Galeri arsip COVID 19 ini memfasilitasi masyarakat umum untuk mengetahui bagaimana perjalanan COVID 19 dari awal hingga diputuskan oleh Pemerintah bahwa sudah tidak ada virus covid lagi. Kedua di situ kita juga mendapat bahan pembelajaran bagaimana cara penanganan virus atau bakteri atau jenis penyakit-penyakit yang lainnya Dan yang ketiga tentu arsip-arsip ini sebagai sejarah perjalanan yang perlu kita selamatkan khusus yang berkaitan dengan COVID 19” Jelas Andri di sela sela istirahat.

Baca juga :   Bejamu Saman Rema-Galus Dan Jamur Damar-Agara, H.Irmawan Ucapkan Selamat

“Sebagai tambahan di gedung perpustakaan dan kearsipan ini banyak hal-hal yang sangat penting. sehingga kami sangat membutuhkan peran dari masyarakat maupun pemerintah untuk sama-sama mempunyai kepedulian. Salah satunya dalam hal menjaga dan memelihara keberadaan sarana dan prasarana yang ada di dinas perpustakaan dan kearsipan provinsi Jawa Barat” Ujar Andri mengakhiri perbincangan. (Asep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *