Rumah Sakit Sentot Patrol Kecewakan Pasien BPJS / KIS

Indramayu, Koreksi.co.id | Pasien BPJS/ kis kecewa kepada Rumah sakit Sentot Patrol, pasien ini yang di derita sakit perut nyeri ga ada Entinya, kluarga pasien panik melihat kesakitan di perutnya hairnya di bawa ke Rumah sakit Sentot Patrol 9 Januari 2025 W.I.B. dinihari pasien di periksa oleh bagian medis para perawat.

Pasien setelah di priksa langsung di kasih obatnya di harahkan boleh pulang bila mana masih terasa sakit silakan datang lagi hari Senin langsung ke bagian poly klinik, datang lagi di bagian poli klinik sesuai harapan perawat, kemudian pasien pada hari Senin 13 Januari 2025 datang lagi ke RM sakit Sentot Patrol harapan pasien minta di rawat hinap namun tidak di respon oleh pihak RM sakit lalu setelah sudah di priksa oleh Dokter di kasih obat lagi pasien di arahkan boleh pulang, akhirnya pasien pulang lagi ke kediamannya.
Sampai saat ini pasien masih merintih menahan kesakitan di bagian perutnya.

Baca juga :   LSM KOREK UNRAS Ke BBJN, DKIJakarta - Jabar Dugaan Manipulasi Tender

Lalu keluarga pasien minta sharing / petunjuk sebenarnya aturan RM Eakit kepada Ketua LSM Korek Indramayu Tarjono C. Akhirnya tak lama kemudian ketua LSM KOREK menghubungi lewat handphon komunikasi lewat udara dengan bagian humas RM sakit Sentot Patrol Bpk Durmin iya sangat merespon apa yang di eluhkan oleh ketua LSM korek,, lalu humas Durmin menerangkan aturan saat ini Rm sakit Sentot bilamana hasil diruang UGD gawat darurat pasien yang layak masuk ruang hinap arus di nyatakan gawat darurat bisa pake BPJS/ kis, termasuk pasien sakit perut benar di arahkan ke bagian poli klinik bisa pake BPJS/ kis, namun tidak bisa di rawat hinap, namun bilamana pasien memaksa minta di rawat hinap arus pake umum pulang khes di bayar kapan saja melayani tutur humas Durmin, dan selanjutdnya bagaimana pemerintah yang terkait kewenangan yang terhormat Dinkes kabupaten Indramayu, bersaman Bupati Indramayu, apakah aturan ini di benarkan apakah tidak, ? Khususnya masyarakat kecil sedih buat apa punya BPJS/ kis tidak bisa 100 persen di pergunakan, masyarakat menangis, memohon kepada pemerintah untuk melindungi keselamatan masyarakat yang lemah Ekonominya mohon di tindak para Rm sakit khususnya di kabupaten Indramayu, diduga berbisnis berkedok Rm sakit terbilang untuk pertolongan semuah masyarakat kecil dan tidak mampuh Ekonominya, pungkasnya kabiro Indramayu (T.C.)

Baca juga :   Kecamatan Bandung Wetan Sosialisasikan Larangan Area Parkir Di Trotoar Dan Bahu Jalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *