Karawang, koreksinews.co.id –
Semenjak musim kemarau berkepanjangan melanda Kabupaten Karawang, seluruh pegawai Perum Jasa Tirta II (PJT II) Unit Wilayah II Seksi Rengasdengklok dan Seksi Telagasari bekerja keras selama 24 jam untuk mengatur aliran air yang dibutuhkan para petani.Ketersediaan air ini diperlukan agar para petani tidak terganggu pada saat musim tanam padi khususnya sawah teknis.
Arif, Asisten Manager (Asmen) seksi Rengasdengklok yang didampingi Ade Suherman (Kaur OP) ketika beraudiensi dengan LSM KOREK DPC Karawang (30/10/23) memaparkan, untuk menjaga ketersediaan air bagi para petani yang akan menanam padi, semua pegawai pengairan dikerahkan dengan maksimal. Sistem pengaturan air dengan metode gilir giring dilakukan dengan baik. Wilayah yang masuk musim tanam padi airnya digilir ke arah sana, bahkan untuk meyakinkan agar air sampai ke lokasi, ditugaskan pegawai yang menjaga pintu air selama 24 jam siang dan malam.
Ade Suherman yang akrab disapa Golun menambahkan, koordinasi yang baik dengan para petani, perangkat desa,Polri dan TNI akan ketersediaan air di musim kemarau panjang ini berjalan dengan sangat baik, saling memahami sehingga pengaturan air dengan sistem gilir giring bisa dimengerti para petani.
Dudung, Asisten Manager Telagasari yang juga beraudeinsi dengan LSM KOREK (1/11/23) mengatakan, karena pengaturan air bisa dilaksanakan dengan baik maka belum ada petani diwilayah kerja Seksi Telagasari yang gagal tanam dan gagal panen. Kerja sama dengan para petani dan UPTD Pertanian bisa berjalan dengan baik. Kita sering melakukan rapat dengan Dinas Pertanian terkait dengan kebutuhan dan ketersediaan air saat musim tanam akan berlangsung. Alhamdulilah, bisa tindaklanjuti dengan baik atas kerja sama semua lini. (Tim).









