Bandung, koreksi news.co.id – Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Bts.Garut/Tasikmalaya – Singaparna dengan Metode Pengadaan E-Purchasing ini dilaksanakan oleh penyedia jasa PT. Fauzan Putra Perkasa dengan nilai kontrak Rp 7.681.591.010,-. Menuai polemik.
Dikutip dari media info infrastruktur.com, dengan judul ARM Kritisi Pekerjaan Aspal PT. Fauzan Putra Perkasa Banyak Rusak, Kustoyo Sebut Karena Kendaraan Overload Dan Curah Hujan Tinggi.
Tidak hanya dari media info infrastruktur.com, masih ada media lain yang ikut memberitakan terkait pekerjaan Satuan Kerja Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V.
Melihat ramainya pemberitaan tentang pekerjaan tersebut. Tim Investigasi LSM KOREK ikut menelusuri dan menginvestigasi jalan Jalan Ruas Bts.Garut Tasikmalaya – Singaparna.
Dewan Syuro LSM KOREK Toto Sulaeman mengatakan “sejak tahun 2023 kalau tidak salah Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat menyediakan ratusan kegiatan yang berkaitan dengan konstruksi jalan banyak diantaranya dikerjakan melalui metode pemilihan penyedia dengan e-pruchasing dan Pengadaan Langsung. Sehingga tidak menutup kemungkinan dugaan peluang untuk KKN di tubuh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat semakin meruap”. Ujar Toto ketika ditemui koreksinews.co.id di Sekretariat DPP LSM KOREK. Kamis (08/02/24)

Dengan metode pemilihan penyedia dengan e – purchasing masyarakat menjadi susah untuk mengakses siapa pelaksana pekerjaan juga nilai kontrak.
“Menurut saya pekerjaan 1 pekerjaan pemeliharaan berkala jalan ruas Bts. Garut/Tasikmalaya – Singaparna dengan nilai pagu anggaran Rp. 7.678.202.932,- selayaknya di tenderkan agar masyarakat atau perusahaan yang lebih profesional dapat ikut serta dalam tender pekerjaan tersebut” Ungkap Toto
Sejak berita ini diterbitkan koreksinews.co.id belum mendapatkan tanggapan dari pihak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat juga pihak UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah V Provinsi Jawa Barat. (Ade)









