Jakarta, Koreksinews.co.id | Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menerima penghargaan sebagai Satuan Kerja Terbaik Peringkat Pertama kategori Kantor Wilayah Tipe Besar dalam pelaksanaan pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2023 Kementerian Agama RI di Auditorium H.M. Rasjidi Kemenag Jl. MH Thamrin No. 6 Jakarta pada Rabu (29/05/2024).
Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani kepada Kakanwil, Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si pada kegiatan Sosialisasi dan Penyerahan Formasi ASN Kemenag Tahun Anggaran 2024.
Ajam mengatakan bahwa prestasi ini merupakan buah kerja keras dan kerja cerdas dari tim Kementerian Agama Kanwil Kemenag Jawa Barat, khususnya Tim Kepegawaian yang luar biasa.
“Saya sangat bangga dan bersyukur. Penghargaan ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut Ajam mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti bahwa Kanwil Kemenag Jawa Barat telah berhasil mengelola pengadaan calon aparatur sipil negara (CASN) dengan profesional dan efisien. Kemenag jabar akan berusaha untuk terus menjaga dan meningkatkan standar kualitas dari segi komunikasi, koordinasi, disiplin dan kejelasan informasi mengenai pengadaan CASN selanjutnya.
Ketua Tim Peningkatan Kualitas Pengelolaan Aparatur Sipil Negara Kanwil Kemenag Jabar, H. Iwan Ridwan mengatakan bahwa tolak ukur untuk penghargaan ini adalah kelancaran pelaksanaan pengadaan CASN tahun 2023 di Kanwil Kemenag Jabar dapat berjalan baik, baik itu respon penyelesaian masalah yang cepat, berdasarkan laporan pelaksanaan dan keaktifan koordinasi dengan Biro Kepegawaian yang baik.
“Alhamdulilah, sangat bersyukur dengan penghargaan ini, berkat kerja keras rekan-rekan kepegawaian baik itu di Kabupaten Kota maupun Kanwil. Tak lupa terima kasih atas support para pejabat dan semua stake holder yang memberikan arahan serta bimbingannya,” ucap Iwan.
Sementara itu, Sekjen, Ali Ramdhani dalam arahannya mengatakan Kementerian Agama harus mewujudkan aparatur yang berdaya saing dan profesional, yaitu aparatur yang memiliki ciri yang khas ASN yang smart dan modern, memiliki integritas nasionalisme, profesionalitas di atas standar, pengetahuan dengan wawasan global, menguasai teknologi informasi dan penggunaan bahasa yang baik.
“ASN Kementerian Agama juga diharapkan dapat menjadi ASN yang toleran, anti-kekerasan, akomodatif terhadap budaya, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. Hal ini diharapkan dapat membantu Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di bidang keagamaan, pendidikan agama, pelayanan haji, KUA, produk halal, dan lain-lain,” tutur Sekjen.
Lebih lanjut, Sekjen meminta pimpinan satuan kerja Kementerian Agama untuk bekerja secara maksimal dan sungguh-sungguh dalam proses pengadaan CASN tahun 2024 ini, dengan menghindari kecurangan dan mengoptimalkan seluruh media untuk menyampaikan informasi secara transparan dan akuntabel.(Djul)









