Pelatih Soroti Rumor Bayu Lesmana disaat Pencak Silat Mendapat Medali Emas di SEA Games 2023

Olahraga65 Dilihat

Cabang pencak silat mendapatkan peningkatan prestasi pesat di ajang SEA Games 2023 Kamboja. Dari sebelumnya di Vietnam hanya mendapatkan torehan satu medali emas, di Kamboja ini pencak silat melejit dengan membawa pulang sembilan medali emas.

Selain sembilan emas, cabor ini meraih enam perak, dan satu perunggu. Meski ada peningkatan prestasi, tetapi Kepala Pelatih Tim Pencak Silat Indonesia Indro Catur menilai sebenarnya masih ada peluang untuk menambah medali. Hanya saja memang banyak dinamika pertandingan di Kamboja ini yang dinilainya luar biasa.

“Terlepas dari beberapa dinamika pertandingan kemarin, seperti beberapa kecurangan yang kami rasakan sebenarnya kondisi ini biasa ya. Karena bertanding di SEA Games selalu seperti itu. Cabang bela diri ribut berantam pasti ada,” katanya.

Baca Juga: Dislokasi Bahu dan Hampir Dinyatakan Kalah di SEA Games 2023, Pesilat Indonesia Akhirnya Cium Medali Emas

Baca juga :   Wow!!! Sebanyak 30 Atlet Kota Bandung Meraih Medali pada SEA Games 2023.

Sebelumnya memang ada ketidakadilan di kelas tanding B putri terkait dengan Safina Dwi Meilani, namun itu sudah terselesaikan. Pihaknya sudah memprotes dan hasilnya emas bersama dengan Vietnam.

Kemudian masalah kedua, terkait dengan Bayu Lesmana yang turun di kelas U-45. Bertanding melawan petarung tuan rumah, Non Sromoachikroham, dia dinyatakan WO dan kalah 0-20.

Banyak yang menyatakan bahwa Bayu dinyatakan diskualifikasi atau dipaksa untuk WO, tetapi Indro mengklarifikasi dan memastikan jika tidak ada pesilatnya yang dipaksa WO. Indro menyanggah kabar yang viral di media sosial tersebut.

“Tidak ada Bayu dipaksa WO. Proses Bayu tampil cukup panjang, karena saat ‘entry by class’, kelas yang diikuti Bayu belum terpenuhi kuota minimun peserta, yakni empat pesilat. Jadi ada tawaran untuk dia pindah kelas, namun kata saya jangan karena di kelas U-45 potensi dia emas besar. Saat technical meeting, kelasnya hanya diikuti tiga pesilat. Sehingga sesuai aturan harusnya tidak dipertandingkan,” ucapnya.

Baca juga :   BNN JABAR Berikan Penghargaan Kepada DISKOMINFO kota Bandung

Baca Juga: Indonesia Juara Umum Balap Sepeda SEA Games 2023 Meski Masih Ada Sisa Pertandingan

Ketika itu pilihannya, kata Indro, kalau mau tetap dipertandingkan harus tambah satu peserta dengan kesepakatan diambil dari Malaysia. Sehingga saat diundi, Bayu bertemu Singapura dan Malaysia bertemu Kamboja.

“Kamboja menang, kita menang. Karena awalnya pencak silat ini tidak dipertandingan, terpaksa Ketum yang melobi agar dipertandingkan. Sehingga ada kesepakatan antara negara peserta bahwa bisa dipertandingkan tapi tuan rumah harus juga mendapatkan (medali). Itulah yang membuat para peserta lainnya menerima ketika kelas Bayu yang menang Kamboja,” tambahnya.

Indro meminta agar hal ini diklarikasi. Jangan sampai karena ada masalah ini, pencapaian pencak silat yang besar tertutup. Karena raihan sembilan emas itu dinilainya luar biasa.

Baca juga :   Gianto Hartono, SE Kembali Terpilih Jadi Ketua FORKI Jabar

Baca Juga: Kehilangan potensi 32 Medali Emas Cabor, Indonesia Sepertinya Sulit Raih 2 Besar Kejuaraan SEA Games

“Kita juga berdarah-darah berkeringat, kita banyak dirugikan tapi tegap. Saya juga sempat emosional. Tapi itu dinamika, kalau kita lihat di cabor sebelah seperti bunkator, vovinam sama juga. Begitu juga karate, sama juga,” imbuhnya.

Positifnya dengan hasil ini ada pemerataan. Kamboja sebagai penyelenggara dapat, Malaysia juga dapat emas, begitu juga dengan Vietnam dan Singapura. Hingga penyebaran medali ini dinilainya cukup merata.

“Jadi kami minta, masalah Bayu tidak perlu dibesarkan lagi. Karena hasil yang kita capai ini sudah luar biasa. Seperti yang saya bilang, dari SEA Games ke SEA Games saya tidak pernah mentargetkan lebih dari lima emas. Jadi saat pencapaian ini diraih, jadi sejarah buat kita,” tambah Indro.***

Sumber : https://www.pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *