UPDATE : Proyek Rehabilitasi Jalan Ciporeat Rp591 Juta Rampung, Ketebalan Rabat Beton Capai 20–25 Cm

KABUPATEN BANDUNG, KOREKSNEWS– Proyek Rehabilitasi Jalan Ciporeat di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung yang sebelumnya menjadi sorotan terkait dugaan ketebalan rabat beton, kini menunjukkan perkembangan signifikan. Berdasarkan hasil pantauan media pada Kamis (6/8/2026), pekerjaan di lapangan telah hampir rampung dengan ketebalan rabat beton diperkirakan mencapai 20 hingga 25 sentimeter.

Berdasarkan pandangan visual ketebalan mencapai 20-25cm

Berdasarkan papan informasi proyek yang masih terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan Paket Rehabilitasi Jalan Ciporeat yang dilaksanakan oleh CV Medal Jaya. Proyek ini didanai melalui APBD Kabupaten Bandung Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp591.577.331 dan memiliki masa pelaksanaan selama 90 hari kalender.

Papan informasi proyek masih terpasang(6/8/2026)

Dari hasil pemantauan terbaru, pengecoran rabat beton telah selesai pada sebagian besar ruas jalan. Secara visual, ketebalan konstruksi kini tampak berkisar 20–25 sentimeter dengan panjang penanganan sekitar 200 meter. Kondisi tersebut berbeda dengan hasil pemantauan sebelumnya ketika lapisan beton yang terlihat di permukaan masih tampak tipis sehingga memunculkan pertanyaan mengenai metode pelaksanaan pekerjaan.

Baca juga :   Kepsek SMK PP Negeri Kutacane Jelaskan Penggunaan Dana BOS

Perkembangan pekerjaan ini menguatkan dugaan bahwa lapisan beton yang sebelumnya terlihat hanya merupakan bagian dari tahapan awal konstruksi sebelum dilakukan pengecoran lanjutan hingga mencapai ketebalan sesuai rencana.

Sebelumnya, salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan telah menyampaikan bahwa pekerjaan dilakukan secara bertahap.

“Informasinya ini baru tahap pertama dengan ketebalan sekitar lima sentimeter. Nantinya akan dilanjutkan lagi hingga ketebalannya mencapai sekitar 20 sampai 25 sentimeter,” ujarnya.

Keterangan tersebut juga sejalan dengan informasi yang sebelumnya disampaikan Kepala Desa Ciporeat, Supriatna, yang menyebut ketebalan rabat beton direncanakan mencapai 25 sentimeter.

Dengan perkembangan tersebut, kondisi pekerjaan di lapangan kini menunjukkan bahwa pengecoran telah dilanjutkan hingga membentuk konstruksi rabat beton yang jauh lebih tebal dibandingkan saat pemantauan awal.

Baca juga :   Braga Tanpa Kendaraan akan Dimulai Besok, Ini Tata Tertib yang Wajib Dipatuhi Pengunjung

Meski demikian, sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, media tetap berharap pihak pelaksana maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung dapat menyampaikan penjelasan resmi mengenai spesifikasi teknis, metode pelaksanaan, tahapan pengecoran, serta hasil pengawasan pekerjaan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai pelaksanaan proyek yang didanai APBD Kabupaten Bandung tersebut.

Pemberitaan ini merupakan pembaruan atas laporan sebelumnya sebagai bagian dari komitmen media untuk menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

(SAIPULLAH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *