Toko Modos konter Seluer Casing Handpone.Ternya modus yang Dijual Belikan Adalah Obat golongan (G) Semacam Tramadol.Dll.

Berita0 Dilihat

Kabupaten Bekasi, koreksinews.co.id – Lagi-lagi masyarakat dibuat geram dengan adanya oknum penjual obat-obatan terlarang jenis G (Tramadol dan Heximer,Wilayah Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi.

Mereka kedapatan menjual obat terlarang berkedok toko konter untuk mengelabuhi petugas mereka memasang sejumlah peralatan modus konter
Mengalihkan warga.
Supaya bisnis jualan obat tidak terlihat warga.

Masyarakat geram lantaran penjualan obat keras dan penenang secara ilegal di Kabupaten Bekasi semakin marak dan terang terangan.

Obat yang seharusnya dibeli dengan memakai resep dokter, bukan saja dijual di apotik melainkan di toko modua konter luput dari perhatian aparat penegak hukum.

Hal ini dikeluhkan salah satu warga sebut saja Aray bukan nama sebenarnya, dia mengaku miris dengan peredaran obat terlarang di kalangan pemuda. Bahkan, tak sedikit kalangan pelajar juga sebagai sasaran penjualan obat terlarang.

Baca juga :   Lomba Kampung Bersih Makin Berani, Akan Digelar Serentak Di 23 Kecamatan

”Saya minta aparat penegak hukum jangan tutup mata segera turun tangan. Kasihan mental generasi muda kita sudah benar – benar rusak,” kata Ray saat ditemui dilokasi Jumat (13/09/2024).

Lanjut nya, mereka berjualan dengan berkedok toko Konter Selluler, (kecantikan), pihaknya berharap para penegak hukum secepatnya mengambil tindakan sebelum adanya jatuh korban.

“Semoga diwilayah ini bersih dari peredaran obat-obatan, semoga langsung ditindak karena bisa membahayakan warga sekitar,” ujarnya.

Warga setempat berharap Dinas Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bekasi dan aparatur dari kepolisian setempat harus segera bertindak tegas untuk berantas penjual obat tersebut tanpa resep dokter.

Karena obat tersebut, jika dikonsumsi, akan mengakibatkan gangguan saraf otak manusia, terutama bagi kalangaan generasi muda.

Baca juga :   Satu Bacaleg Partai Demokrat Aceh Tenggara Tak Lulus Baca Al - Qur'an

Dari hasil pantauan awak media, diduga benar adanya transaksi di toko tersebut dan tak terhitung jumlah remaja yang keluar masuk ke toko tersebut untuk membeli obat-obatan golongan ‘G’ jenis Tramadol dan Hexymer. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *