Indramayu, koreksinews co.id –
Program Aspirasi terbit setelah pandemi covid 19 perkiraan tahun 2022 – 2023 Aspirasi partai PKB milyaran rupiah lebih, untuk membuat Gilingan padi atau gabah menjadi beras putih penerima manfaat ketua kelompok tani H, Rasiwan warga Desa Sekarmulya blok Rong kecamatan Gabuswetan kabupaten Indramayu, Rabu 11 Juni 2025, pukul 10, 30 wib siang hari wartawan Koreksi menjumpai Gilingan padi ketua klompok tani H, Rasiwan namun tidak ada di tempat, lalu yang ada kepercayaan dari PB, Sumajaya seketika di tanyain dengan jawab jujur saya Anya sebatas kerja sama Bos PB, Sumajaya dari krawang saya sebatas suruh nungguin saja yang pada giling padi untuk menjadi beras putih lebih jelasnya ke pa H, Rasiwan saja pemilik gilingan tersebut di Rumahnya itu yang ada orang hajatan sampingnya ujar kepercayaan PB, Sumajaya tersebut, lantas wartawan Koreksi menjumpai H, Rasiwan selaku penerima manfaat di kediamannya, lalu bertemu dengannya namun tidak memperdulikan kedatangan wartawan itu, lalu di tanya oleh wartawan terkait adanya usaha menggiling padi yang saat ini ada kegiatan namun tidak mau menjawab dan tidak merespon tanyaan dan tidak perduli kepada wartawan tersebut, lalu wartawan meninggalkan lokasi tersebut, lantas dugaan kuat gilingan padi program Aspirasi partai PKB di sewakan/ di kontrakan dijadikan obyek keuntungan yang Besar untuk memperkaya diri sendiri ketua kelompok tani H, Rasiwan, lantas pemerintah yang terkait di wilayahnya dan kewenanganya diminta untuk menindak memanggil ketua kelompok tani H, Rasiwan di priksa kebenaranya, karna ini program bantuan Aspirasi PKB uang Besar milyaran rupiah lebih ini uang masyarakat banyak hasil membayar pajak, bukan uang pribadi H, Rasiwan lalu untuk di bisniskan cari keuntungan yang Besar untuk memperkaya diri sendiri, pungkasnya Kabiro Indramayu…( T C )
Program Aspirasi partai PKB diduga dijadikan obyek keuntungan Besar memperkaya diri









