Peringatan Hari Santri Nasional 2023 mengangkat tema “Jihad Santri Jayakan Negeri”

Bandung, koreksinews.co.id – Menjelang pesta demokrasi pemilu 2024 PJ. Walikota Bandung Bambang Tirtoyuliono mengajak kepada seluruh santri untuk membangun situasi kondusif, aman dan damai di Kota Bandung. Pada Peringatan Hari Santri Nasional 2023, di Balai Kota Bandung Minggu (22/1023).

“Dengan situasi saat ini tentunya diminta untuk membangun kondusifitas pesta demokrasi, sehingga berperan aktif membantu, menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkapn Bambang.

Peringatan Hari Santri Nasional 2023 mengangkat tema “Jihad Santri Jayakan Negeri” yang bermakna perjuangan melawan kebodohan.

“Ini mengedepankan intelektualnya, pengetahuan membangun bangsa. Karena para santri merupakan pejuang ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan,” tuturnya.

Sebagai contoh mengedepankan intelektual, Bambang mengatakan setiap dakwah disisipkan ilmu pengetahuan yang bisa diserap oleh santri.

Baca juga :   Road Show Bus KPK, DPRD Dukung Penuh KPK Cegah Korupsi di Kota Bandung

“Misalkan dakwah ilmu pengetahuan ini manifestasi sebagai pendekatan keilmuan,” ujarnya.

Di samping itu, ia mengajak seluruh santri di Kota Bandung untuk membantu pemerintah. Di antaranya menuntaskan persoalan sampah, upaya mitigasi banjir dan kemacetan lalu lintas.

“Saya mengajak para santri untuk berpartispasi aktif dalam pembangunan. Selain itu saya mohon para santri juga menjaga kerukunan umat beragama serta kerukunan antar umat beragama,” katanya.

Ia berpesan, mencari ilmu bisa di mana saja, baik pendidikan formal maupun informal. Seperti halnya pesantren yang menciptakan santri intelektual mampu membangun peradaban yang baik.

“Pastinya kita ini mencari ilmu itu di mana saja, kemudian pendidikan formal dan informal, seperti membangun pesantren. Ada yang irisannya pendidikan formal juga hanya untuk keagamaan saja,” bebernya.

Baca juga :   bank bjb Bandoeng 10K Diluncurkan, Ajak 3.000 Pelari Hidupkan Identitas Lewat Olahraga dan Budaya

Sebagai bentuk perhatian, lanjut Bambang, Pemkot Bandung memberikan insentif bagi guru pendidikan keagamaan. Bantuan tersebut diberikan kepada 9.176 guru.

“Tenaga pengajar diberikan insentif oleh Pemkot Bandung. Ini sebagai bentuk kepedulian,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *