Diskominfo dan BPS Garut Perkuat Sinergi Pengelolaan Data Statistik Sektoral

Berita0 Dilihat

Garut, koreksinews.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut menerima kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut di Kantor Diskominfo, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Selasa (21/1/2025). Pertemuan ini bertujuan memperkuat pengelolaan data statistik sektoral, khususnya dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sesuai harapan Bupati Garut terpilih.

Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Margiyanto, memandang pentingnya data dalam pola pengambilan keputusan dan penentuan arah kebijakan pembangunan daerah. “Hari ini kita bertemu dalam kerangka penguatan dan membangun kolaborasi yang semakin mantap, sinergi yang semakin kuat untuk mewujudkan data yang semakin baik dan berkualitas,” ucap Mardiyanto.

Dalam pertemuan tersebut, Diskominfo dan BPS menyepakati beberapa program kerja, di mana BPS berperan sebagai pembina data dan Diskominfo sebagai wali data. Margiyanto menambahkan perlunya kesatuan gerak dan aksi, serta rencana penyusunan beberapa kegiatan yang berkorelasi dengan tujuan bersama. Ia juga berkomitmen untuk terus berkomunikasi dan berdiskusi dengan BPS dalam rangka evaluasi terhadap hal-hal yang telah dikerjakan, guna meningkatkan kualitas data yang dihasilkan.

Baca juga :   UPTD PJJ Wil. Pelayanan III Jawa Barat Realisasikan Jalan yang Menghubungkan Batas Kabupaten Karawang/Purwakarta (kawasan Curug) hingga Ruas Jalan Menjadi "Leucir"

“Kita akan terus bergerak, terus mengupayakan, terutama di sisi kualitas data sehingga mampu memberikan keyakinan kepada siapapun pengambil keputusan,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala BPS Kabupaten Garut, Nevi Hendri, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan membangun kolaborasi dan sinergitas terkait peningkatan data sektoral di Kabupaten Garut. Ia menekankan pentingnya mengawal kualitas data yang dihasilkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Garut, mengingat setiap OPD merupakan produsen data statistik sektoral. Nevi berharap data yang dihasilkan valid dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan serta perencanaan pembangunan.

“Nah data statistik sektoral inilah yang perlu kita kuatkan, dimana posisi BPS sebagai pembina data statistik dan posisi Diskominfo sebagai wali data,” tambahnya.

Baca juga :   Kado Akhir Tahun 2024, Bupati Kang DS Bagikan Secara Gratis 8.305 Lembar Ijazah yang Tertahan di Sekolah

Nevi menerangkan, _output_ yang ingin dihasilkan melalui kunjungan ini adalah terciptanya data-data yang berkualitas terutama data prioritas yang ada di OPD, sehingga data tersebut menjadi valid dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.

“Jadi kita harapkan para OPD para pimpinan OPD untuk lebih fokus lagi bagimana cara mengumpulkan data sesuai dengan proses bisnis statistik,” tandasnya.
(Sanny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *