Kepemimpinan Klinis Perawat: Fondasi Kuat Untuk Keselamatan Pasien Di RSUD H Sahudin Kutacane

Kutacane, Koreksinews.co.id – Saat ini Fungsi Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Sahudin Kutacane, selain pusat pelayanan medis bagi masyarakat juga ada tempat dimana budaya Patient Safety dibudayakan secara efektif dibalik kesuksesan program ini, ada elemen kunci yang sedang terlupakan dalam upaya memastikan pasien mendapatkan perawatan yang aman dan berkualitas dengan kepemimpinan Klinis Perawat.

Kepemimpinan Klinis Perawat adalah konsep yang mungkin tidak sering terdengar dikalangan publik, tetapi perannya sangat penting dalam pengelolaan dan penerapan budaya Patient Safety, karena ini melibatkan perawat yang tidak hanya bertanggung jawab atas perawatan pasien secara langsung, tetapi juga menjadi peran dalam mengkoordinasikan tim perawat dengan memantau, mengevaluasi perawatan serta berpartisipasi dalam mengambil keputusan Klinis.

Seperti penelitian mendalam baru- baru ini dilakukan oleh Eliati,S.Kep,M.K.M, Dosen dari Prodi D III keperawatan Aceh Tenggara, Poltekkes Aceh, telah membawa kita lebih dekat memahami hubungan antara kepemimpinan Klinis Perawat dan penerapan budaya Patient Safety yang sukses di RSUD Sahudin Kutacane.

Baca juga :   BANK BJB DAN TNI AL LANJUTKAN KOLABORASI UNTUK PENGUATAN LAYANAN KEUANGAN

Eliati menjelaskan, penelitian ini, membawa kami dalam keseharian di rumah sakit, dimana perawat dengan peran kepemimpinan Klinis yang kuat memainkan peran penting dalam menjaga keselamatan pasien disamping itu tim peneliti melakukan wawancara mendalam dengan seluruh perawat RSUD Sahudin Kutacane, hasil dari wawancara tersebut mengungkapkan bahwa perawat dengan peran kepemimpinan Klinis yang kuat cenderung memiliki dampak yang positif dalam promosi praktik patient safety diseluruh unit perawatan.

Disamping itu mereka bukan hanya perawat yang berdidikasi pada pasien individu mereka tetapi juga berperan sebagai pemimpin dalam tim perawatan pasien, ini termasuk memastikan komunikasi yang efektif antara anggota tim perawat dengan mengawasi serta memastikan penerapan prosedur keselamatan pasien yang ketat dan kuat serta berperan sebagai pendukung bagi rekan- rekan perawat lainnya dalam menerapkan budaya patient safety yang positif

Baca juga :   Menanggapi Proyek Rumah Pompa Pasir Koja Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Turut Angkat Bicara

Menurut Eliati, RSUD Sahudin Kutacane dibawah kepemimpinan dr.Buhari SPOG, kami percaya bahwa keselaman pasien adalah tanggung jawab bersama dengan perawat yang memiliki peran kepemimpinan Klinis yang kuat dapat menjaga keselamatan pasien untuk memberikan motivasi kepada tim perawat untuk melakukan tugas tersebut, selain itu direktur RSUD Sahudin Kutacane juga, sangat menghargai kontribusi perawat dalam mengembangkan budaya patient safety yang kuat di rumah sakit

Seperti salah satunya perawat yang berperan dalam kepemimpinan Klinis di RSUD tersebut mengatakan, sebagai perawat dengan peran kepemimpinan saya merasa memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa pasien kami mendapatkan perawatan yang aman dan berkualitas, karena kami berperan dalam melatih dan membimbing rekan-rekan perawat junior untuk memahami pentingnya budaya patient safety.

Selain itu juga, hasil penelitian menyoroti pentingnya penerapan dan pengembangan perawat dalam hal kepemimpinan Klinis dengan menyediakan penerapan yang relevan dan mendukung keterampilan kepemimpinan adalah langkah penting untuk memastikan, bahwa mereka dapat memainkan peran dengan efektif dalam perubahan positif tentang budaya keselamatan.

Baca juga :   Program Aspirasi Partai PDI, P Lewat Dinas Pertanian Indramayu, 20 Ekor Sapi Rahib diduga di jual" oleh ketua Klompok

 

Maka dalam hal ini, Eliati, Skep.M.K.K. dan Devi Susanti, Skep. Ners.M.K.M. berharap, bahwa hasil penelitian akan memberikan dasar yang kuat untuk perubahan yang berkelanjutan di RSUD Sahudin Kutacane, dan mungkin juga di Rumah Sakit lainnya, agar mereka menekankan pentingnya memahami bahwa kepemimpinan Klinis berkelanjutan.

 

Menurut Eliati, perawat adalah salah satu paktor kunci menciptakan lingkungan yang mendukung penerapan budaya patient safety yang sukses, karena patient safety yang kuat adalah investasi yang sangat berharga dalam perawatan pasien yang berkualitas dan keselamatan pasien yang diingatkan di RSUD Sahudin Kutacane, yang telah menunjukkan komitmen mereka untuk mencapai tujuan dengan memahami peran penting kepemimpinan Klinis dalam proses ini.

 

( Kontributor  S.SELIAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *