Stok Obat-obatan yang kadaluarsa Di gudang Farmasi Dinkes Aceh Tenggara
Kutacane, Koreksinews.co.id – Obat-obatan yang disimpan di Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Aceh Tenggara(Agara) banyak yang kadaluarsa.
PPTK Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Dinkes Agara Maulana, saat di konfirmasi Via WhatsApp Senin 2 Oktober 2023 menjelaskan, dalam pengusulan obat-obatan, baik bersumber DAK sesuai
Rencana Kerja Operasional (RKO) dibelikan melalui E-katalog.
Kendati tidak diusulkan melalui Puskesmas akan tetapi Diskes telah mengajukan sesuai dengan kebutuhan puskesmas.
Maulana kembali menyebutkan Pembelian obat-obatan di dinas kesehatan mencapai 2 miliar, dibelikan melalui e-katalog.
Lebih lanjut menurut, jika banyak obat-obat yang kadaluarsa, itu menunjukkan berkurangnya orang yang sakit.
Terkait hal itu Ketua DPD LSM WGAB Aceh, Syamsul Bahri mempertanyakan prihal buffer stok Dinkes, dalam hal ini obat-obatan yaang dibeli, baik bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK), maupun dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Ia juga menduga perencanaan pembelian obat-obatan tidak matang, sehingga banyak obat yang tidak di perlukan tapi tetap di pesan, hingga terjadi banyak yang kadaluarsa, yang seharusnya itu tidak terjadi.
Lebih lanjut Syamsul juga menduga permintaan atau request distributor obat yang tidak diperlukan bermain dengan oknum Dinkes Aceh Tenggara
“Kita menduga banyak obat yang kadaluarsa, ada permintaan distributor obat bekerja sama dengan oknum di dinkes. Untuk itu kita meminta kepada Polda Aceh untuk melidik dugaan permainan tersebut,” ujarnya mengakhiri.
( SAE )









