Kawasan Iyasan Eceng Gondok Viral Dayung Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu Bagian dari Aliran Sungai Cimanuk

Berita0 Dilihat

Indramayu, Koreksi News – Kondisi terkini permukaan sungai Tertutup Rapat Eceng Gondok, membentang dari Titik Nol hingga Waduk/Danau Dayung (Bojongsari), sekitar 2 km.
Bahkan di depan RSUD Indramayu juga terlihat tumpukan Eceng Gondok bercampur sampah
Warga mengeluhkan kondisi ini sudah Berlangsung lama dan tidak tertangani Dampak yang Dikhawatirkan
Aliran air terhambat → Risiko banjir saat musim hujan
Kadar Oksigen turun Ikan & biota air terancam mati
Kualitas air memburuk, muncul bau tak sedap
Mengganggu pemandangan di kawasan pusat kota Tanggapan Pihak Terkait
Bupati Lucky Hakim menegaskan Eceng Gondok adalah salah Satu penyebab utama banjir, harus segera dibersihkan
Warga mendesak DLH & Pemkab Indramayu turun tangan secara nyata
Namun hingga kini penanganan masih dinilai lambat dan belum tuntas Saran Penanganan
Pembersihan Rutin dengan alat berat + tenaga manusia
Normalisasi & Pengerukan dasar sungai
Edukasi warga agar tidak membuang sampah/limbah ke sungai
Pemanfaatan Eceng Gondok menjadi Iyasan Publik kota indramayu, Kamis 13 Agustus 2026 Pukul 14 wib siang hari Wartawan koreksi dan warga Tugu Dedi Pelintasi Wilayah Kawasan Dayung Sungai Cimanuk yang di Bilang Kota Mangga, yang di Pimpin Bupati Lucky Hakim, Diduga Gagal Memimpin Kabupaten Indramayu, kemudian Bagaimana? Dengan Indramayu Barat Sungai – sungai bisa Mempasilitasi? Lancarnya Air Sungai tersebut, di Indramayu, kotanya saja kondisinya seperti Ini, Kemudian Masyarakat Kabupaten Indramayu Sangat berharap Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi Segera SwipingTurun ke Indramayu, Supaya tau kondisi seperti ini, dan Kasih teguran Bupati Indramayu jangang Tidur” Pungkasnya Kabiro Indramayu…( T C )

Baca juga :   Bapenda Kabupaten Bekasi Perkuat Senergi Dengan PLN Dalam Optimalisasi Pendapatan Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *