Bank Sampah MASLAHAT Desa Karangsari Kecamatan Cipongkor, Lingkungan Bersih Penghasilan Lebih

Bandung Barat, koreksinews.co.id – Persoalan Sampah merupakan Tanggung jawab kita bersama dalam hal penanggulangan dan pengelolaannya, Lingkungan yang bersih jauh dari kesan kumuh dan bau sangat jadi perhatian pemerintah Desa dan warga Masyarakat Karangsari.

Salah satu upaya untuk mengurai permasalahan sampah di wilayah karangsari yaitu dengan mengaktifasi bank sampah dan melakukan sosialisasi pilah sampah dari rumah kepada Masyarakat , hal tersebut di katakan Hendra Yuda Patriot Desa Jawa Barat kepada wartawan di sekretariat Bank sampah.

MASLAHAT Desa Karangsari kecamatan Cipongkor kabupaten Bandung Barat ( KBB) Provinsi Jawa Barat, Jumat 16/05/2025
” Program inisiatif bank sampah ini telah berjalan lebih dari satu tahun, kegiatanya melakukan sosialisasi pilah sampah dari rumah dan penarikan sampah, setelah sampah terkumpul di bank sampah kemudian petugas melakukan pemilahan sampah organic dan an-organik, Sampah organic diproses menjadi pupuk organic dan kompos sedangkan sampah plastic dan besi dipilah kemudian dijual sehingga dapat menghasilkan cuan dan menjadi salah satu kegiatan pemberdayaan Masyarakat dengan memberdayakan warga sekitar sehingga dapat penghasilan tambahan. Omset perbulan Ketika sampah plastic dan besi banyak hasil penjualanya mencapai jutaan rupiah dan dapat menjual dua kali dalam satu bulan dengan kapasitas sampah sekitar 3-4 ton per satu kali penjualan ke bandar besar. ” ujarnya.

Baca juga :   Ruas Jalan Nanjung di Tambal Sulam jelang hari Raya Idul Fitri

Masih kata Yuda bahwa kegiatan bersih-bersih lingkungan ini sangat relevan dan sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat kang Dedi Mulyadi (KDM) bahwa setiap desa dan kelurahan harus peduli terhadap kebersihan lingkungan dan menjadi salah satu persyaratan dalam program pencairan bantuan ke pemerintah Desa.

“Bank Sampah diaktifasi tahun 2024 dan terus berkembang memberikan dampak positif sampai dengan sekarang, selain Untuk lingkungan bersih, kegiatan bank sampah ini membiasakan Masyarakat untuk berpartisifasi dalam menjaga lingkungan dengan program pilah sampah dari rumah, kemudian mampu memberdayakan Masyarakat sekitar termasuk para pengepul sampah yang ada di karangsari mereka menjadi lebih mudah menjual ke bank sampah. Untuk bank sampah maslahat sendiri memiliki Nasabah tetap yaitu seluruh posyandu, majlis ta’lim, sekolah dan warung yang menjadi penyuplai sampah melalu program sodaqoh sampah yang diterapkan kepada Masyarakat yang akan melaksanakan posyandu dan pengajian diharuskan membawa sampah dari rumah untuk disodaqohkan kemudian setelah terkumpul nasabah akan menjual ke bank sampah dengan teknis sampah ditarik oleh petugas bank sampah ke setiap Lokasi nasabah” tegasnya.

Baca juga :   SMAN 4 Bandung Gelar Rapat Penggalang Dana, Wartawan Tidak Diberi Izin Liput, Ortu Siswa : Disepakati 1.4 Juta.

Harapan Hendra Yuda Pratama semoga kegiatan bank sampah dapat terus berjalan dan berkembang sehingga dapat berdampak lebih luas. Serta ucapan terimakasih kepada Ade Bahtiar kepala Desa karangsari yang senantiasa memberikan support dan apresiasi terhadap program bank sampah khususnya dengan menggalakan bersih bersih kampung secara rutin dan yang paling phenomenal yang perlu didukung semua pihak yaitu peraturan terhadap para penerima bantuan sosial yang tidak mau menjaga kebersihan dan mensukseskan program peduli lingkungan maka bansosnya akan dicabut dan dialihkan kepada penerima yang lebih membutuhkan serta mau berpartisifasi dalam menjaga lingkungan. Terimakasih juga disampaikan kepada Bapak Rega Wiguna S.STP.,M.I.P Selaku Camat Cipongkor yang telah memberikan perhatian dan atensi kepada bank sampah sehingga dapat dikenal di wilayah cipongkor dan dicanangkan akan membentuk Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) dalam penanganan sampah di kecamatan cipongkor.

Baca juga :   Pemerintah Kota Bandung Melibatkan Pengelolaan Sampah Dari Hulu Hingga Hilir

“Allhamdulillah Pemerintah Desa dan Masyarakat karangsari telah melaksanakan sebelum ada instruksi gubernur jawa barat, itu menjadi kesadaran kita bersama dalam menjaga lingkungan, sehingga harapan saya semoga kedepanya desa karangsari menjadi desa yang mandiri dan percaya diri, mampu berkolaborasi dalam “NGURUS LEMBUR NATA KOTA” sehingga menjadi warga Masyarakat yang di istimewakan oleh Gubernur Jabar yang ISTIMEWA is the best”. Pungkasnya.
( F Bima Sakti )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *