Jembatan 52 Milyar Di Aceh Tenggara Mulai Retak

Jembatan dengan total panjang 500 meter, 240 rangka baja dan sisanya opprit jembatan. Juga terlihat Oprit jembatan mulai terkikis air, begitu juga struktur tembok dibangun tidak rapi. 

KUTACANE, Koreksinews.co.id – Proyek jembatan menelan Rp 52 Milyar uang Rakyat di Kabupaten Aceh Tenggara, kini mulai retak, Sabtu (10/6).

Jembatan ini sendiri diberi nama Silayakh diresmikan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tenggara Drs Syakir MSi, pada Selasa 24 Januari 2023 lalu. Namun ironis belum genap enam bulan keretakan terlihat pada timur bahu Jembatan yah berdekatan dekat Oprit jembatan.

Jembatan mulai dikerjakan pada 2014 silam, keberadaan jembatan diharapkan memacu Konektifitas empat kecamatan, seperti Kecamatan Bambel dengan Kecamatan Lawe Alas, Tanoh Alas dan Babul Rahmah. Anggarannya bersumber APBK, APBA dan APBN.

Baca juga :   bank bjb Perkuat Sinergi Kolaborasi dengan TNI AD melalui Kerjasama Kredit Ritel

Salah satu Warga Habibi (30) keretakan pada jembatan terjadi beberapa hari lalu. Dan kini retak atau lobang terjadi pada jembatan telah di tutup oleh tumpukan batu.

” Sekarang udah ditutupi dengan batu lobang jembatanya,” sebutnya dan diamini pelintas lainnya, kepada wartawan.

Amatan dilapangan, Jembatan dengan total panjang 500 meter, 240 rangka baja dan sisanya opprit jembatan. Juga terlihat Oprit jembatan mulai terkikis air, begitu juga struktur tembok dibangun tidak rapi.

Jembatan mulai dikerjakan sejak 2014, dengan anggaran pertama sebesar Rp 1,9 miliar. Lanjut pada 2015 Rp. 3,5 miliar dan 2016 Rp.3 miliar,

Di tahun 2018 Rp.5,4 miliar Dan di Tahun 2019 pemerintah kembali mengalokasikan sebesar Rp.17 miliar, Tahun 2020 tercatat sebesar Rp. 9,5 miliar. Adapun ditahun Tahun 2021 sebesar Rp,1,3 miliar dan di Tahun 2022 sebesar Rp.10 miliar.

Baca juga :   bank bjb Dukung Ekonomi Desa melalui Transaksi Non Tunai dengan Siskeudes-Link

Sementara Dinas Terkait hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. ( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *