Angka Stunting Di Kecamatan Deleng Pokhison Bertambah, ini Penyebabnya!!

Angka Stunting Di Kecamatan Deleng Pokhison Bertambah, ini Penyebabnya!!

Kutacane, Agaranews.com – Angka stunting di kecamatan Deleng Pokhison Kabupaten Aceh Tenggara, meningkat dari triwulan sebelumnya, ada sekitar 76 anak dinyatakan stunting, saat dilakukan penimbangan pada triwulan berikutnya terdapat 87 anak mengalami stunting.

Kepala UPTD Puskemas Deleng Poskhison Elvis Pane, mengatakan peningkatan disebabkan jumlah persentase penimbangan pada anak ditingkatkan dimana sebelum 60 persen menjadi 80 dilakukan secara dor to dor.

“Hal itu akan terus meningkat jika dilakukan penimbangan manjadi 100 persen pada triwulan berikutnya”, ujarnya.

Selain itu alat penimbangan dan ukuran badannya dibeberapa desa tidak memakai standarisasi, sehingga dilakukan penimbangan ulang oleh petugas puskesmas yang tidak stunting menjadi stunting.

Baca juga :   Pembahasan Prihal Narkoba di Gedung DPRK Aceh Tenggara Batal, LSM KOREK Ancam Gelar Aksi Kembali

“Faktor Lainnya beberapa timbangan yang ada di desa tidak standarisasi, sehingga ketika kita melakukan penimbangan ulang, ada beberapa anak sebelum tidak dinyatakan stunting, menjadi anak stunting atau kurang gizi, karna kita punya standardisasi nya,” terangnya.

Elvis juga mengatakan, saat ini desa desa yang menjadi lokus stanting di kecamatan Deleng Poskhison ada empat desa diantaranya, Sarang Gultom, Tualang lama, Gusung Batu dan Desa Lawe Pangkat.

“Untuk daerah lokus stanting, kita terus memantau tumbuh kembang anak, mulai dari tinggi badan, berat badan dan diameter ukuran kepala, terkait gizi kita kembali ke desa atau orang tuanya,” jelasnya.

Kendati demikian jika pertumbuhan anak anak dinyatakan kurang gizi, pihaknya akan memberikan makanan tambahan secara rutin, berupa susu, dan roti.

Baca juga :   Pemkot Bandung Bakal Fasilitasi Ambulans Baznas Melalui Dana CSR

Elvis menambahkan jika tumbuh kembang anak tidak sesuai dengan seperti yang diharapkan maka pihaknya akan merujuk anak Gizi kurang kerumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Dia berharap kepada masyarakat di wilayah UPTD Puskesmas Deleng Poskhison untuk tetap mengkonsumsi makanan secukupnya, yakni empat sehat lima sempurna.

“Terutama bagi ibu hamil agar anaknya lahir tidak mengalami stunting,” imbuhnya mengakhiri.**

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *