Kepala sekolah (Kepsek) SDN 013 Pasir kaliki Kota Bandung, Endang Sudiana/foto:Koreksinews.co.id
Bandung, Koreksinews.co.id – Kepala sekolah (Kepsek) SDN 013 Pasir kaliki Kota Bandung, Endang Sudiana bersyukur dengan rehabilitasi yang dilakukan oleh dinas pendidikan kota Bandung, terdiri 14 ruang kelas, Laboratorium Komputer, ruang UKS, serta toilet guru dan siswa di sekolah tersebut, Hal itu dikatakan Endang kepada Wartawan saat ditemui di sekolah tersebut bersama para dewan guru (Selasa 22 Agustus 2023)

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bahwa tahun ini SDN 013 Pasirkaliki Kota Bandung mendapatkan bantuan kegiatan rehab bangunan sekolah dari Pemerintah kota Bandung, dan saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Ema Sumarna sebagai Plh Walikota Kota Bandung beserta jajarannya terutama Dinas Pendidikan kota Bandung yang telah membantu sekolah ini untuk mendapatkan bantuan rehab di tahun ini,” ungkap Endang.
Endang mengaku sebelum 14 ruang kelas mengalami rusak ringan hingga sedang begitu juga dengan beberapa gedung lainnya.
“Sebelumnya 14 ruang kelas mengalami rusak ringan hingga sedang, begitu juga dengan beberapa gedung lainnya, jadi yang direhab itu adalah bagian atap gedung seperti genteng yang tidak layak, plafon, dan lainnya ada juga pembangunan perpustakaan dan bantuan perabotan. Ini sudah kita ajukan melalui laman website dapodik Disdik kota Bandung, Alhamdulillah sepenuhnya terealisasi dan saat ini sedang dilakukan proses rehabnya,” ujar Endang.
Sekalipun hampir semua kelas di rehab akan tetapi kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan secara tatap muka.
Endang juga menegaskan bahwa proses kegiatan belajar mengajar berjalan menyesuaikan kondisi dengan mensiasati proses KBM secara tatap, dengan baik.
Sebelumnya pihaknya telah mensosialisasikan tentang rehab ini, kepada orang tua murid karna dari dinas pendidikan menganjurkan proses belajar mengajar dilakukan secara daring, akan tetapi dari pengalaman orang tua murid ketika pandemi Covid-19 mereka semua sepakat untuk KBM dilaksanakan tetap secara tatap muka.
“Saya tanya dulu, kepada orang tua murid apakah pembelajaran daring atau tatap muka, kalau tatap muka berati kita harus mencari gedung yang bisa menampung murid-murid ini belajar, jadi mereka para orang tua semua menginginkan anak anak terus belajar tatap muka,” katanya.
Endang melanjutkan, jadi solusinya kita melakukan koordinasi baik dengan dinas pendidikan dan Kepsek SDN 051untuk memakai ruang kelas di SDN 51,dan Alhamdulillah di SD tersebut ada 9 ruang kelas yang bisa digunakan untuk murid kami belajar pada siang hari setelah murid SDN 051 pulang sekolah,” jelasnya.
Kendati begitu Endang menyebutkan tidak semua murid belajar di SDN 051, sebagai murid seperti kelas 1 sampai kelas 3 tetap belajar disini dengan memanfaatkan ruang guru, sisanya kelas 4 sampai kelas 6 belajar di SDN 051.
“Mereka yang belajar di SDN 051 masuk nya siang hari kalau yang disini tetap masuk pagi,” terangnya
(SAE).









