Rekonstruksi Jalan Kopo–Soreang Senilai Rp11,39 Miliar Dimulai, Diharapkan Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Jalan

Kabupaten Bandung- Koreksinews, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang mulai melaksanakan pekerjaan rekonstruksi pada ruas Jalan Bandung (Kopo)–Soreang. Proyek yang berada di bawah UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan provinsi yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, paket pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Bandung (Kopo)–Soreang memiliki nilai kontrak sebesar Rp11.394.632.656,42 dengan Nomor Kontrak 222/PU.R.08.01/Rekon.KP/KTR/PPK/PJ2WP.III, yang ditandatangani pada 2 Juni 2026. Proyek tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender.

Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV. Nawasena Parikesit Perkasa (NPP), sedangkan pengawasan dilakukan oleh PT Second Dwitunggal Putra KSO bersama PT Nusa Karya Pembangunan sebagai konsultan supervisi.

Baca juga :   IAI Jabar Dan Yahintara Gelar Acara Kenalkan Bangunan Heritage Di Garut

Ruas Jalan Kopo–Soreang merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung serta menjadi akses menuju wilayah Katapang, Kutawaringin, Soreang, Ciwidey hingga kawasan Bandung Selatan. Setiap harinya, ruas jalan ini dilintasi ribuan kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun angkutan barang, sehingga kerap mengalami kepadatan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.

Selain tingginya volume kendaraan, kondisi jalan yang mengalami penurunan kualitas di sejumlah titik dinilai memengaruhi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, rekonstruksi dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan agar mampu menahan beban lalu lintas yang cukup tinggi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Yudi, memastikan bahwa pekerjaan yang sedang dilaksanakan telah mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Baca juga :   Bey Machmudin Imbau Bupati dan Wali Kota di Jabar Perketat Izin "Study Tour"

“Lihat aja sendiri jalannya rapi begini,” ujar Yudi saat ditemui di lokasi pekerjaan, Senin (20/7/2026).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap proyek ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan jalan, memperlancar arus lalu lintas, mengurangi potensi kemacetan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kelancaran distribusi barang dan jasa.

Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi area proyek, mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama.

Di sisi lain, masyarakat berharap pelaksanaan proyek tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga mengedepankan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak. Pengawasan yang konsisten dari pihak terkait dinilai penting agar hasil pembangunan memiliki daya tahan yang baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Baca juga :   Harga Daging Ayam dan Cabai Masih Tinggi di Kota Bandung, Ini Penyebabnya!!

Dengan nilai kontrak mencapai Rp11,39 miliar, proyek rekonstruksi Jalan Kopo–Soreang diharapkan menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kemantapan jaringan jalan provinsi sekaligus memberikan kenyamanan dan keselamatan yang lebih baik bagi seluruh pengguna jalan.

 

(Saipullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *